Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label God Bless

Lirik Lagu Nostalgia - Bla Bla Bla - God Bless

Dengan senjata yang geram Berdentam suara yang kejam Terperangkap larut di dalam kepedihan Menjerit perut yang lapar Menjelang mati terkapak Bermandikan merah Darah luka di dada Dendam mendendam antar manusia Capai batas pecah membelah (angkat bicara) Dendam mendendam antar manusia Saling lindas saling menggilas Angkat senjata Hantam kiri kanan persetan Penting tahta bertabur intan Lagu kematian Lantang dan bergema Hantam kiri kanan persetan Penting tahta bertabur intan Lagu kematian Lantang dan bergema Karena senjata Karena kuasa Karena bla bla bla

Lirik Lagu Nostalgia - Semut Hitam - God Bless

Semut-semut hitam yang berjalan Melintasi segala rintangan Satu semboyan di dalam tujuan Cari makan lalu pulang Yok .. Ikut langkah yang terdepan Yok .. Ikut ke kiri ke kanan Semut-semut seirama Semut-semut yang senada Nyanyikan hymne bersama Makan ! Makan ! Makan ! Semut hitam 2x Ooo... Maju jalan .... Semut-semut bagai sisa-sisa Toleransi peradaban dunia Sementara yang katanya manusia Makhluk paling bijaksana Oh .. Halalkan segala cara Oh .. Menipu soal biasa Semut-semut menyaksikan Semut-semut mendengarkan Teriakan jerit makian Gila ! Gila ! Gila !

Lirik Lagu Nostalgia - Bis Kota - God Bless

Kulari mengejar laju bis kota Belomba-lomba saling berebutan Tuk sekedar, mendapat tempat di sana Kucari dan terus kucari-cari Namu semua kursi telah terisi dan akhirnya akupun harus berdiri Bercampur dengan peluh semua orang Dan bermacam aroma bikin kupusing kepala Reff: Serba salah, nafasku terasa sesak Berimpitan berdesakkan, bergantungan Memang susah, jadi orang yang tak punya Kemanapun naik bis kota.

Lirik Lgu Nostalgia - Balada Sejuta Wajah - God Bless

Denyut di jantungmu kota Pusat gelisah dan tawa Dalam selimut debu dan kabut Yang hitam kelam warnanya Sejuta janjimu kota Menggoda wajah-wajah resah Ada di sini dan ada di sana Menunggu di dalam tanya Menunggu di dalam tanya Tanya Mengapa semua berkejaran dalam bising Mengapa oh mengapa Sejuta wajah engkau libatkan Dalam himpitan kegelisahan Adakah hari esok makmur sentosa Bagi wajah-wajah yang menghiba